Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Jejak Langkah

Gambar
Menekuni dunia tulis-menulis sejak duduk di bangku SMA, Edy A Effendi terus mengasah kemampuan menulisnya dan kemudian menemukan dunianya dalam ranah kepenyairan dan jurnalistik. Sebagai penyair, ia sudah beberapa kali mengikuti even-even berskala nasional dan internasional. Membaca sajak dan menjadi pembicara di berbagai forum sastra. Jejak kepenyairan inilah yang kemudian menggiring langkahnya menjajaki bumi Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam, pernah singgah di University of Southern California pada paruh 2007, sekadar ngopi dan membaca buku-buku sastra. Jejak-jejak seperti inilah menjadi momentum sosok Edy A Effendi bahwa pilihannya dalam dunia sastra bukan jalur yang sesat. Di luar jejak kepenyairan, ia juga menggeluti dunia jurnalistik sejak tahun 1987. Terakhir dia menduduki jabatan sebagai Redaktur Budaya harian nasional MEDIA INDONESIA. Bekal sebagai penulis menjadikan dirinya mudah menempatkan profesi jurnalistik. Kemudahan ini dapat terlihat ketika ada workshop p...

Idealisme: Kuburan Massal Kaum Jurnalis

Gambar
Idealisme selalu saja jadi tameng kaum jurnalis. Seolah-olah dengan mengusung idealisme, ia bisa bicara apa saja soal kabar dunia. Tapi benarkah dalam arus hidup yang penuh gejolak saat ini, idealisme masih dipegang teguh kaum jurnalis? Idealisme bersandar pada ide, dunia di dalam jiwa. Pikiran ini meletakkan hal-hal yang bersifat ide dan menempatkan pernik-pernik yang bersifat materi, fisik, ke dalam kasta terendah. Idealisme menganggap semua realitas yang terdiri dari ruh, jiwa, ide, pikiran-pikiran, menjadi konstanta yang agung dalam orkestra hidup manusia. Sebagai konstanta, sebuah ketetapan yang tetap, di dalamnya dibingkai satu nilai yang bernama moralitas. Seluruh gerak jurnalis sebagai pewarta harusnya berpijak pada tataran ini. Tataran moralitas. Pikiran ini mengandaikan bahwa jurnalis harus bertumpu pada kehendak kalbu, kehendak yang melihat fakta sebagai sebuah berita. Maknanya, berita yang dilansir ke publik melalui layar kaca bernama televisi atau media cetak itu ...