Baginda Nabi Tak Meninggalkan Warisan Harta
Sebagian besar orang melihat kekayaan hanya dari sisi lahir, materi. Orang yang punya mobil langsung dicap lebih kaya ketimbang orang yang punya motor. Orang yang punya rumah dianggap lebih kaya ketimbang orang yang masih tinggal di kontrakan. Inilah ukuran kekayaan secara materi. Inilah ukuran kekayaan secara materi. Saya teringat wejangan Imam Ghazali dalam risalahnya "Al-Adabu fid Din", khususnya pasal "Adabul Ghani". Kata Imam Al-Ghazali orang kaya itu harus selalu bersikap tawadu' (luzumut tawadlu') dan menghapus sikap sombong (nafyut takabbur). Di tepi lain Imam Ghazali mengurai bahwa aktivitas ekonomi manusia itu harus disandarkan pada aktivitas menuju hari akhir dan hari pembalasan. Artinya setiap gerak dalam mencari kekayaan itu harus berpijak pada pertanggung jawaban pada hari akhir, hari pembalasan. Lebih jauh Imam Ghazali melihat sebuah kekayaan adalah pencapaian menuju kesuksesan hidup yang abadi. Kekayaan dalam filosofi hidup haru...