Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

SAJADAH TERAKHIR

di beranda, segelas rum Puerto Rico dengan tangki-tangki enamel putih dan pipa kronium mengantarku pada Claude Levi-Strauss. angin memecah malam tak ada lagi segelas rum Martinique yang disuling dengan instrumen-instrumen lapuk sejak abad 18, aku merindukanMu di sini di antara kamar tidur dan rahim ibuku yang telah dihuni batu-batu. malam hari, bersama Gramsci engkau mengajakku menari di atas ribuan gelombang dan ombak kecil yang menyapaku di setiap pagi aku pungut gelombang, ombak dan pasir putih yang tergeletak di tepi laut dan di beranda rumah kecilku, langit menghujani bumi ketika tiap nafas bergulir di sela rawa-rawa aku panggil sajadahku yang tak lagi berjalan diatas rakaat subuhku. kulayarkan sajadahku menepi di pinggir jendela kamar membaringkan langkahku yang terbujur di selokan rumah di simpang jalan, ketika sarung sembahyangku tak lagi bicara, sepasang merpati terbang di atas taman mematuk putik, mengaba...